Praktik Menjanjikan Penerapan Kurikulum Prototipe pada Program Sekolah Penggerak

Krisis pembelajaran yang terjadi di Indonesia yang diperparah oleh pandemi COVID-19 menjadi tantangan dalam upaya peningkatan mutu pendidikan. Bertolak dari keberhasilan penerapan kurikulum darurat dalam mengurangi potensi learning loss siswa, intervensi kurikulum menjadi salah satu aspek penting dalam upaya tersebut. Implementasi kurikulum prototipe secara terbatas pada 2.500 satuan pendidikan pelaksana Program Sekolah Penggerak (PSP) secara umum menunjukkan hasil yang positif. Adaptasi kurikulum prototipe telah mendorong satuan pendidikan menyusun perencanaan pembelajaran yang kontekstual dan partisipatif, serta melaksanakan pembelajaran yang lebih beragam dan terdiferensiasi berdasarkan kebutuhan dan karakteristik siswa. Kurikulum prototipe tidak hanya mengubah struktur kurikulum, tetapi juga menawarkan perubahan mindset kepala sekolah, guru, dan ekosistem pendidikan secara luas. Untuk itu, dibutuhkan upaya penguatan berbagai aspek melalui pelatihan, pendampingan, dan diseminasi melalui beragam bentuk dan media selama proses adaptasi berlangsung. Penguatan dukungan daerah juga perlu didorong dalam mengoptimalkan implementasi kurikulum prototipe di satuan pendidikan.

Kategori
  • Pendidikan
Tahun Terbit
2021
Tautan Unduh
Unduh
Bagikan
Mohon Mengisi Alamat Email Agar Kami Dapat Mengirimkan Informasi Publikasi Terbaru.
Lewati