Pusat Penelitian Kebijakan Pendidikan dan Kebudayaan (Puslitjakdikbud), Badan Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Balitbang Kemendikbud) mengadakan kegiatan Forum Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan dengan tema: “Penguatan Jejaring dan Pemanfaatan Hasil Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan” pada tanggal 10 Oktober 2019 di Ruang Sidang Graha, Lantai 19, Gedung E, Senayan, Jakarta. Kegiatan yang diikuti oleh 34 orang dari unsur lembaga penelitian Perguruan Tinggi, jaringan penelitian daerah, dan peneliti/perekayasa Puslitjakdikbud bertujuan untuk mendapatkan masukan tentang prioritas agenda riset yang perlu dilakukan oleh Puslitjakdikbud dengan mempertimbangkan dinamika isu strategis bidang pendidikan dan kebudayaan. Selain itu, forum komunikasi tersebut juga bertujuan untuk mengoptimalkan jejaring penelitian dan pemanfaatan hasil-hasil penelitian kebijakan pendidikan dan kebudayaan dalam rangka memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih efektif, efisien dan operasional di masa yang akan datang.

Kegiatan ini menghadirkan empat narasumber yaitu: Sekretaris Balitbang Kemendikbud, Kepala Pusat Data dan Dokumentasi Ilmiah (PDDI) LIPI, Sekretaris Ditjen Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti, dan Ketua Umum Himpunan Peneliti Indonesia (Himpenindo). Dalam pembukaannya, Kepala Puslitjakdikbud menyampaikan perlunya kerja sama yang berkelanjutan antara lembaga pemerintah di tingkat pusat dengan lembaga-lembaga penelitian di daerah dan di perguruan tinggi. Sementara itu, Sekretaris Balitbang Kemendikbud menyoroti tentang dukungan kebijakan pengembangan jaringan penelitian di lingkungan Balitbang Kemendikbud. Berbagai pola kerja sama penelitian yang dilakukan diharapkan tetap selaras dengan Rencana Induk Riset Nasional yang dijadikan sebagai Peta Jalan Riset dan Pengembangan di Indonesia. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi dalam paparannya.

Dalam konteks penguatan jejaring penelitian, keberadaan sistem informasi yang nantinya digunakan selayaknya repository hasil-hasil kajian dan publikasi penelitian, perlu juga menjadi fokus perhatian. Sistem informasi yang saling terintegrasi dengan para unit kelitbangan kementerian, lembaga dan  jaringan penelitian di pusat dan daerah, menjadi sumber daya penting dalam mengoptimalkan pemanfaatan hasil-hasil penelitian yang telah dipublikasikan. Kepala PDDI LIPI menegaskan hal tersebut dalam paparannya dan memberikan penekanan pada pentingnya sistem sharing data dan informasi penelitian dalam rangka memperluas paradigma berbagai penelitian bidang pendidikan dan kebudayaan yang ada di Indonesia. 

Acara yang berlangsung selama satu hari ini, juga menyajikan tiga paparan penelitian kebijakan pendidikan dan kebudayaan oleh Peneliti dan Perekayasa yang ada di lingkungan Puslitjakdikbud. Paparan tersebut disampaikan oleh Dr. Agung Purwadi, Dr. Etty Sisdiana, dan Irna Tri Lestari, M.Hum. Presentasi semacam ini sekaligus memberikan gambaran lebih jauh tentang jenis-jenis penelitian yang dilakukan oleh Puslitjakdikbud yang diharapkan dapat membuka kesempatan bagi lembaga dan jaringan penelitain di daerah untuk bersama membangun penelitian kolaboratif. (DNR/IZ)